PELANGI.CLICK. Bupati Buru, Ikram Umasugi, SE, membuka Konferensi Kabupaten Buru tahun 2025 PGRI Kabupaten Buru masa Bakti XXIII periode 2025 – 2030
berlangsung di Aula Kantor Bupati, Rabu, 16 Juli 2025.

Saat menyampaikan sambutan, Bupati
Mengapresiasi kinerja guru yang tergabung dalam organisasi PGRI atas dedikasi para guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik dan menciptakan Sumberdaya Manusia pada peserta didiknya
Pada acara tersebut,
Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah Daerah dan PGRI dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Buru.
” Guru adalah pelita dalam kegelapan, dan konferensi ini adalah ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan yang berkarakter dan berdaya saing ” kata Bupati.
Ia mengingatkan pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran, serta dorongan agar para guru terus mengembangkan kompetensi diri di era digital.

Konferensi PGRI tahun ini bertujuan untuk untuk Memperkuat Solidaritas Guru, Meneguhkan Pendidikan Bermutu untuk Kabupaten Buru yang maju.
Konferensi guru ini diikuti oleh para pengurus PGRI tingkat kabupaten, kecamatan, serta perwakilan guru dari berbagai sekolah.
Acara ini juga menjadi momentum pemilihan pengurus baru PGRI Kabupaten Buru, sekaligus penyampaian program kerja ke depan yang menitikberatkan pada peningkatan kapasitas guru, kesejahteraan anggota, dan peran strategis PGRI dalam pembangunan daerah.
Profesi guru kedudukannya di mata masyarakat sangat mulai, keberadaan jasa guru selalu dikenang sepanjang masa.
” Jika dalam negara ada mantan Bupati,. atau ada mantan Gubernur, maka sebutan mantan guru tidak pernah ada. ” tuturnya.
Pada bagian lain, Bupati tak tanggung – tanggung mengangkat harkat dan martabat perjuangan seorang guru, dia katakan jika seorang guru meninggal dunia, maka Allah akan menempatkannya di Surga, asalkan dalam melaksanakan proses belajar – mengajar dibangku pendidikan senantiasa didasari dengan ke Ikhlasan. ( uc )